Thursday, May 08, 2008

Buffalo, Syracuse, Hamden & New York

Ceritanya masih dalam rangka Ayah kerja ke upstate New York. Berhubung Ayah kerja, kami tidak sempat untuk meng-obrak-abrik (bahasa apa toh ya ?) tempat menarik lain di Buffalo selain Niagara Falls.

Dapat cerita dari teman Ayah, Buffalo merupakan tempat asal-muasalnya Chicken Wings. Pantesan waktu turun di Buffalo Airport, disana ada dijual Wings Sauce asal Buffalo untuk oleh-oleh. Dari Receptionist Hotel tempat menginap, kami mendapatkan informasi bahwa resto chicken wings asli adalah Anchor Bar di 1047 Main Street, Buffalo, NY 14209.

Biasanya resto ini bukanya hanya untuk makan malam saja. Kebetulan hari itu hari Senin, resto buka untuk makan siang. Kami pesan 20 wings untuk berdua. Pelan-pelan makan dan dinikmati, memang wingsnya terasa renyah dan enak. Sepertinya kualitas masakan ayam & sausnya benar2 dijaga oleh pemilik restorannya. Tapi sayang kami tidak membawa camera, jadi tidak ada foto resto dan makanan yang kami santap. Cukup dibayangkan saja ….

Hari Selasa, 8 April 2008 jam 12.30 kami melanjutkan perjalanan ke Syracuse, yang ditempuh selama kurang lebih 3,5 jam termasuk makan siang di Service Area. Kira2 jam 16.00 kami tiba di Renaissance Hotel, Syracuse.

Rabu malam Bunda kirim email ke Kak Oce, teman Abang Herry yang tinggal di Hamden, Connecticut. Rencananya kami mau mampir ke rumahnya besok sore dalam perjalanan ke New York City. Nggak lama di YM dia nyapa … kok kasi taunya mendadak. He he he …. Kemudian dia tanya sekarang dimana ? dijawab kalau sedang Renaissance Hotel, Syracuse … kemudian dia telpon ke HP. Mungkin dikirain becanda … abis Kak Oce-nya juga orangnya suka becanda sih … giliran kita beneran kasi tau seperti nggak dipercaya. Setelah bicara di telpon, ternyata hari Kamis sore Kak Oce & keluarga bisa menerima kami.

Kamis siang, setelah makan siang di Syracuse kami melanjutkan perjalanan. Tujuan utama adalah New York City. Dalam perjalanan ke Connecticut, kami melewati Service Area Massachusetts. Kami istirahat sebentar, makan2 es krim dulu, baru melanjutkan perjalanan ke Hamden.

Menjelang tiba di lokasi rumah mereka, Bunda telpon Kak Oce minta petunjuk jalan ke rumahnya. Saat ditelpon katanya sedang masak, awalnya sih nggak percaya, pasti yang masak Kak Linggo.

Akhirnya menjelang jam 6 sore kami tiba disana bertemu Kak Oce, Kak Linggo, Shita & Calvin. Beneran ternyata Kak Oce sedang masak steak, sup, udang goreng, sedangkan Kak Linggo menggoreng pergedel jagung. He he he kok jadi repot2 begini ...

Mereka bilang seadanya … he he he hebat walaupun mendadak bisa menyiapkan aneka rupa masakan dengan cepat. Kebetulan sore hari itu agak cerah, mereka mengajak kami makan di pekarangan belakang rumahnya. Kak Oce & Kak Linggo terima kasih telah menerima kami dengan hangat & juga telah menyiapkan makanan yang enak.

Kira2 jam 8 malam, kami SMP dech … sudah makan pulang … karena kami masih akan melanjutkan perjalanan ke New York yg waktunya 1,5 jam dari Hamden. Kebayang kan masuk daerah baru, apalagi kota besar pasti ribet. Walaupun pake GPS, karena banyak simpang susunnya kadang2 sering bikin bingung juga mana jalan yang harus diambil.

Akhirnya kira2 10 malam kami tiba di Courtyard Marriot Hotel di seberang LaGuardia Airport. Tadinya kami janji untuk ketemuan sama Sandra (keponakan Wan Eddie & Bucik Fida) yang tinggal di Queens. Tapi karena kami tibanya kemalaman, akhirnya kami batalkan dan usul untuk bertemu hari Jumat keesokan harinya.

Hari Jumat, kira2 jam 11-an kami ke rumah Sandra. Hari ini Sandra off kerja. Setelah duduk sebentar disana, kami langsung menuju Restoran Minang Asli di Whitney Ave, Elmhurst. Pesan ayam goreng cabe hijau, walaupun pedas tapi nikmat rasanya.

Setelah makan, bersama Sandra kami jalan menuju Manhattan untuk survey lokasi kerja Ayah di Lower Manhattan. Kita parkir mobil di 42th St. Manhattan. Ngapain aja disana ? …. Mampir ke Hard Rock Café di Time Square … makan Papaya Hotdog (referensi dari Travel Channel). Sorenya kami bertemu dengan suami Sandra, John yg kantornya di Manhattan, kemudian kita makan bersama di Merrion Square. Dari sana bersama2 kita pulang ke Queens.

Sabtu pagi jam 9, Kak Oce sekeluarga dari Hamden sudah tiba di lobby hotel Marriot untuk mengajak kami jalan2. Pertama2 kami ke China Town, karena kebetulan ada yang mereka cari dan beli disana. Dari sana baru kami diajak2 muter2 New York City (padahal kemarin kami udah jalan dengan Sandra).

Di Battery Park kami turun sebentar untuk foto2 dengan latar belakang Liberty Statue. Tapi sayangnya cuaca saat itu agak berkabut, jadi patungnya agak kurang jelas.


Selesai kegiatan di Manhattan ... kami meluncur ke Queens ... mereka mengajak kami makan ke Minang Asli. Lagi2 ke Minang Asli .... bosen nggak ? nggak juga, karena kami suka & masakan disana juga enak2.

Selesai makan, kami nemenin Kak Linggo yg belanja di Hongkong, Asia Grocery yg ada di Elmhurst. Kira2 jam 16.00 kami diantar ke hotel, sampai hotel kami langsung tidur … cuapek uyy …

Kira2 jam 6 sore Kak Linggo telpon, katanya ada bungkusan belanjaan Bunda yang ketinggalan di mobil mereka. Uhh kok bisa ketinggalan sih … gara2 megang tas lipat yang baru dibeli, belanjaan lain jadi ketinggalan.

Hari Minggu, 13 April 2008 kira2 jam 1-siang kami check-out dari Courtyard menuju ke LaQuinta di Queens Blvd. Setelah check-in di LaQuinta, kami jalan lagi ke Manhattan untuk survey tempat parkir. Memang kalau jalan ke kota besar, tempat parkir sering jadi kendala, karena lokasinya yang terbatas dan biayanya yang cukup mahal.

Senin siang, Sandra telpon ternyata dia tiba di lobby hotel sambil bawa 2 lunch box Minang Asli. Ha ha ha .... dari hari ke hari terpuaskan dengan masakan Padang ….. walaupun porsi nasinya banyak, tapi akhirnya habis juga ..

Mumpung masih berada di New York, hari Selasa pagi kami sempatkan ke Konjen RI New York untuk melegalisasi dokumen. Kira2 jam 2 siang kami kembali lagi untuk mengambil dokumen yg sdh dilegalisasi.

Hari Rabu siang, 16 April 2008 kami mampir sebentar ke rumah Sandra sebentar untuk pamitan karena hari itu tugas Ayah di Manhattan selesai. Kami akan melanjutkan perjalanan ke White Plains, masih di NY State juga.

Wednesday, April 23, 2008

Niagara Falls USA

Sejak awal April 2008, Bunda mengikuti Ayah yang ditugaskan ke beberapa kota di Upstate New York, diantaranya Buffalo, Syracuse, New York City, Albany dan Rochester.

Sabtu pagi 5 April 2008 kami berangkat dari Atlanta dengan pesawat Delta menuju Buffalo. Pesawat mendarat di Buffalo Niagara Int’l Airport kira2 jam 10 pagi. Temperatur di Buffalo saat itu –1 derajat Celcius. Untung kami sudah membawa jaket. Setelah mengambil barang2 dan rental car, kami langsung menuju Hotel Hilton Garden. Check-in sebentar, kemudian kami meluncur menuju
Niagara Falls.

Jarak dari hotel ke Niagara Falls hanya 30 menit perjalanan mobil. Tidak ada biaya masuk, kecuali biaya parkir mobil sebesar USD 10.

Melalui Visitor Center, kami masuk ke Niagara Falls State Park. Disini lokasinya untuk masuk ke semua area di Niagara Falls State Park. Kami mengambil peta dan minta penjelasan singkat tentang park, baru kemudian keluar melalui pintu belakang menuju Sungai Niagara.


Air terjun pertama yang kami lihat adalah American Falls, lokasinya di pinggir paling timur Sungai Niagara, terletak antara tepi timur dimana terdapat Prospect Point Observation Tower hingga ke Luna Island. Disebut American Falls karena air terjun ini miliknya Amerika atau berada di wilayah Amerika. American Falls tingginya sekitar 56 m dan panjangnya 328 m.

Selanjutnya kami naik ke Prospect Point Observation Tower, sebuah menara setinggi 86 m berstruktur baja, alumunium dan kaca, yang berdiri di tepi Sungai Niagara hingga menjulang sekitar 30 m diatas puncak tebing sungainya. Dari atas menara observasi ini, kami dapat melihat Canadian Falls dari arah hilir pada jarak pandang sekitar 1 km kearah selatan.

Sedangkan ke arah utara, kami dapat melihat Rainbow Bridge yang menghubungi antara Amerika & Canada pada jarak padang 0,5 km.

Menara ini dilengkapi dengan elevator untuk menuju ke tepi bawah sungai dimana terdapat sebuah dermaga. Saat itu pengunjung tidak dapat menggunakan fasilitas tsb, karena sebagian permukaan sungai masih ditutupi salju.

Begitu juga dengan atraksi yang disebut “Maid of the Mist”, suatu wisata yang menggunakan perahu motor menuju Canadian Falls sampai mendekat tepat di depan air terjun dan berada di dalam cekungan Horseshoe Falls. Kami tidak tidak dapat menikmati atraksi ini, karena baru akan beroperasi pada bulan Mei s/d akhir Oktober. Atraksi ini ditutup selama musim dingin sampai musim semi karena mempunyai latar belakang cerita di masa lalu.

Menurut cerita, saat musim dingin tiba, temperature udara dingin berlangsung cukup lama. Ini disebabkan karena geographis lokasi Niagara Falls yang berada di paling utara Amerika. Bongkahan-bongkahan es memang terbentuk di sungainya yang kemudian membentuk semacam jembatan es. Dulu-dulunya para pengunjung diperbolehkan untuk berjalan-jalan di jembatan es yang terbentuk di tengah sungai saat air Sungai Niagara membeku.

Hingga suatu ketika, jembatan es yang sedang dilalui wisatawan tiba-tiba pecah dan tiga orang turis terperosok ke dalam sungai di bawahnya yang temperature airnya sangat dingin, lalu hilang entah kemana. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1912 dan sejak saat itu tidak diperbolehkan lagi para wisatawan turun menyeberang ke jembatan es di Sungai Niagara.

Dari Prospect Point Observation Tower kami menuju ke Goat Island dengan menggunakan Niagara Scenic Trolley yang bisa naik dan turun di tempat yang berbeda di rute yang dilalui. Antara Goat Island dan Table Rock Complex berada adalah air terjun terbesar yang bernama Horseshoe Falls atau Canadian Falls. Disebut Canadian Falls karena air terjun ini menjadi miliknya Canada atau berada di wilayah Canada. Canadian Falls tingginya sekitar 54 m dan panjangnya 671 m, dengan panjang puncak bidang luncurnya (crest) melengkung ke dalam berbentuk tapal kuda, karena itu disebut juga Horseshoe Falls.

Lagi-lagi menurut cerita …..he he he jadi seperti pelajaran sejarah aja nich. Nggak apa2 dech … itung2 biar bisa mengerti dan mengingat seperti apa proses terbentuknya Niagara Falls.

Air terjun tersebut tercipta dari proses alam yang menurut cerita terbentuk pada akhir jaman es. Saat itu timbunan lembaran-lembaran es raksasa mencair pada 50.000 tahun yang lalu, daratan benua yang sebelumnya tertutup dan terbebani es lalu bermunculan dari bawahnya, mengalami pengangkatan dan membentuk lereng-lereng dan gigir-gigir pegunungan yang curam dan terjal yang disebut dengan “Niagara Escarpment”.

Mencairnya es lalu membentuk danau yang sangat luas yang kini dikenal dengan nama danau Erie serta dataran rendah yang berada di sekitarnya. Danau Erie yang sangat luas ini semakin lama semakin penuh airnya hingga pada sekitar 12.000 tahun yang lalu akhirnya meluap dan mengalirlah limpahan airnya melalui celah daratan yang kini disebut Sungai Niagara. Aliran air sungai inilah yang kemudian membentuk Niagara Falls.

Niagara Falls pada mulanya terbentuk di lokasi sekitar 11 kam di arah hilir dari lokasinya yang sekarang, kira-kira di wilayah yang sekarang bernama Lewiston. Dekat ke muara sungai di Danau Ontario. Sebagai akibat dari proses erosi pada bidang luncuran air terjun yang terus berlangsung bahkan hingga saat ini, maka lokasi Niagara Falls kini kira-kira berada di pertengahan antara Danau Erie dan Danau Ontario.

Selanjutnya ada apa di Goat Island ? yang pasti saat itu tidak ada kambing yang berkeliaran disana. Pengunjung dapat berjalan kaki disepanjang lokasi sungai yang mengalir deras. Ada The Top of Falls Restaurant yang lagi2 juga hanya dibuka pada Musim Panas … Begitu juga Cave of the Winds, atraksi wisata yang membawa pengunjung menuju anjungan yang paling dekat dengan dasar air terjun pada jarak sekitar 8 m, saat itu tidak beroperasi …..

Begitu antusias dan senangnya menikmati pemandangan alam sekitar, sampai2 kami melewati waktu makan siang. Untung ada snack corner … bisa beli minum dan snack. Tidak berlama-lama disana, sambil membawa minum & snack kami lanjutkan naik Trolley lagi ….. dan turun di halte depan Top of Falls Restaurant dekat Horseshoe Falls. Salju masih menutupi sebagian tanah di pinggiran Niagara River.

Kira2 jam 5 sore, setelah puas dengan pemandangan alam Niagara Falls, air terjun yang sangat lebar dan terpopuler di dunia ini, akhirnya kami pulang dan kembali ke hotel.

Sunday, April 06, 2008

Ke Charlotte lagi ...

Maret 2008 yang lalu kami pergi lagi ke Charlotte, NC.
Lagi ? iya ... karena kami baru dari sana akhir Januari 2008 yang lalu.
Ayah mendapat tugas selama seminggu di Charlotte dan Bunda ikut sekalian menjadi co-driver Atlanta - Charlotte. Singkat cerita perjalanan kami seperti berikut :

Minggu, 23 Maret 2008
Pagi2 jam 11.00 kami berangkat menuju Charlotte. Setelah menempuh 2 jam perjalanan kami tiba di Greenville, SC untuk makan siang. Kemudian kami melanjutkan perjalanan. Biasa kalo perut sudah kenyang, penyakit ngantuk pasti datang ? (he he he ini mah penyakit klasik ya). Daripada bahaya di perjalanan, kami "cuci mata" dulu di Prime Outlet Gaffney.

Dalam perjalanan di I-85 Bunda nelpon Foni, family kami yang tinggal di Charlotte. Bunda katakan kami sedang dalam perjalanan menuju Charlotte. Foni bilang mereka sekeluarga juga sedang siap2 menuju Atlanta. Ah yang bener ... ternyata dia bercanda, karena dia pikir Bunda jg becandain dia. Kami ngajakin ketemuan dengan Foni sekeluarga malam ini di Tin Tin Buffet.

Jam 16.30 akhirnya kami tiba di Hyatt Place Hotel, Charlotte. Istirahat sebentar, mandi, baru berangkat ke Tin Tin Buffet.
Disana kami bertemu dengan 3 keponakan yaitu Kaya, Maia & Raya, tentunya jg dengan Mommy & Daddy mereka, Foni & Reza.

Senang bisa bertemu kembali dengan mereka, karena cuma mereka family kami di tanah rantau yg jauh ini. Kami makan malam sampe jam 21.00 ...

Senin, 25 Maret 2008
Pagi Ayah pergi kerja, sementara Bunda dikasi "Pe-Er", jadi tetap tinggal di hotel, kecuali keluar untuk makan siang & makan malam bersama.

Selasa, 26 Maret 2008
Setelah Ayah pergi kerja, menjelang siang Foni telpon mau jemput. Sekitar jam 1-an Foni & Reza datang. Sebelum ke rumah mereka, Foni belanja dulu di Asian Market & Overseas. Foni kasi tau bahan2 makanan & bumbu2 yg cocok dengan selera Indonesia. Di rumah ternyata sdh ada masakan Tekwan, hasil olahan Foni. Tekwan-nya enak .... Foni kelihatannya pinter masak. Minta resepnya ya Fon ...
Sorenya bertemu & kenalan sama Vera, teman Foni yg tinggalnya dekat dengan rumahnya. Tak lama kemudian Ayah datang, makan tekwan dulu ... baru kami pulang ke hotel.

Rabu, 27 Maret 2008
Karena waktu istirahat Ayah yg terbatas, kami makan siang di resto dekat hotel. Malamnya kami makan di South Park Mall sampe jam 21.00.

Kamis, 28 Maret 2008
Jam 12-an Foni nelpon mau "nyulik" Bunda. Mau ... mau ... mau diculik ! Sempat selisih jalan akhirnya Bunda ketemuan di Costco. Dari sana kita ke rumah Foni .. eh lagi2 ternyata dia sdg menyiapkan Mie Ayam Special. Setelah campur sana campur sini, seduh mie ... akhirnya Bunda makan semangkuk mie ayam ala Foni. Mie ayam-nya juga enak. Agak sorean Ayah datang, makan mie ayam juga... kemudian SMP (sudah makan pulang).

Jumat, 29 Maret 2008

Sekitar jam 12.30 - 15.00 nemenin Ayah test kerjaan di Charlotte-Douglas Airport.

Berhubung kami mau kembali ke Atlanta Sabtu pagi, Jumat malam kami ngajak makan malam di Cheesecake Factory di South Park Mall. Ternyata antrian untuk dapat masuk ke restoran panjang sekali. Sambil nunggu dapat masuk, kami main2 di dalam South Park Mall.

Sabtu, 30 Maret 2008
Dalam perjalanan pulang ke Atlanta, setelah melewati Greenville, SC kami singgah di Tanger Factory Outlet. Kira2 jam 16.15 kami tiba di apartemen. Turun2in barang dulu sebentar, kemudian Ayah langsung ke Hartsfield Jackson Atlanta Airport untuk mengembalikan mobil rental. Jam 18-an Bunda jemput Ayah di Stasiun Marta Dunwoody, kemudian cari makan dulu sebelum pulang ke apartemen.

Monday, March 17, 2008

Spring 2008

Bunga2 mulai mekar dan daun2 muda mulai bermunculan di pohon2 ...
Rasanya hati juga ikut berbunga mengikuti musim yang datang ...

Gimana hati nggak senang, selain bunga2 yg berwarna-warni udaranya juga mulai hangat ... apalagi kalau keluar rumah ... gak perlu pake pakaian2 yg tebal2 yg nge-berat2in badan.

Hari Kamis yang lalu, dalam perjalanan pulang kantor Ayah nelpon "ayo keluar ... di depan apartemen sudah muncul bunga2 putih" ... (apa sih istilahnya ? white blossom ?)

Agar tidak kehilangan momen dengan bunga seperti kapas yang adanya hanya sebentar di awal spring itu, kami segera ke depan kompleks apartemen untuk berfoto-foto. Hasil fotonya ternyata kurang memuaskan, mungkin karena waktu pengambilannya sudah menjelang maghrib.

Besoknya hari Jumat, Ayah pulang agak lebih siang dari hari sebelumnya .... kita kembali lagi buat foto di tempat yg sama. Alhamdulillah .... hasilnya lebih baik ....





Selesai foto2 kami pergi untuk makan di luar. Bingung mau makan apa & mau kemana, karena kami tidak mau ikutan antrian macet di interstate. Sempat sebentar mengitari areal Perimeter Mall (yg selalu susah utk mendapatkan lot parkir), akhirnya kami keluar dan memutuskan makan di resto yg ada dekat apartemen.

Waktu makan, Ayah sempat ngomong "nanti selesai makan kita naik MARTA (kereta api dalam kota Atlanta) ke Five Points (downtown)". Bunda nggak iya-kan ajakan Ayah, karena ngerasa nggak nyaman jalan2 ke downtown malam2. Tapi kemudian Ayah ngomong lagi ... "tapi sebenarnya capek juga" ..... nah nah ... gimana nih .... mau jalan2, tapi capek !

Selesai makan, daripada pergi jauh2 akhirnya kami mampir ke Bordes (toko buku) sampai hingga jam 9 malam. Setelah lumayan capek, baru dech kami pulang ke apartemen.

Sabtu pagi .... nonton TV & baca berita .... ternyata hari Jumat jam 9 malam, Atlanta diserang badai tornado. Lokasi kejadiannya di Downtown, sekitar Centennial Park .... termasuk Gedung CNN Center. Syukur alhamdulillah .... kami masih dilindungi Allah SWT, dengan tidak jadinya kami jalan2 ke Downtown malam itu.

Biasanya Bunda sering memperhatikan Weather Channel di TV .... atau kadang juga liat website TV lokal ... untuk mengetahui kondisi cuaca. Tapi sebelum kejadian ini, Bunda nggak mendengar ada warningnya di TV atau Bunda yg nggak menghidupkan TV ?
Lupa juga tuch ...

Thursday, March 13, 2008

Tamu dari Charlotte

Minggu pagi tgl. 2 March 2008 yang lalu ... kebiasaan week-end .. biasalah kami bangun pagi malas-malasan. Tiba-tiba telepon rumah berdering ... dikirain ada telemarketer nelpon ... tapi iya masak sih pagi2 minggu begini ? langsung liat ke caller ID .. eh ternyata dari HP-nya Foni, orang Charlotte. Dan surprisenya lagi ternyata Foni & keluarga sudah ada di Atlanta sejak Sabtu malam. Haaaaaa ? kok gak bilang2 sih .....

Memang mendadak katanya, selain mau liat
Museum Coca Cola juga mau datang ke acara selamatan lahirnya Emily, putrinya Holly. Kalo gitu ke rumah dulu dech ... nanti kita sama-sama ke Museum Coca Cola ... baru ke rumah Holly.

Untung aja hotel tempat nginapnya masih disekitar Perimeter, dan lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kami.

Kami yg awalnya malas-malasan ... cepet2 mandi, karena bakalan ada tamu2 kecil Kaia, Maia & Raya, 3 keponakan yang cantik2 dan pinter2 yg datang dari Charlotte.
Hups .... rumah agak dirapihin sedikit ... he he he ...

Menjelang jam 12-an mereka tiba di apartemen kami, duduk2 sebentar .. sambil ngajarin Kakak Kaia main Nitendo Wii ... baru kemudian kami jalan ke Museum Coca Cola.

Untuk kami, ini baru yg ke 3 kalinya berkunjung ke Museum Coca Cola.
Pertama datang ke Museum Coca Cola (gedung yg lama) pd tahun 2005, lokasinya dekat Underground. Waktu itu kami datang dari Columbia dan jalan ke Museum Coca Cola bersama Kel. D-Eby.

Kunjungan ke-dua, bulan Agustus tahun 2007 ke Gedung baru Museum Coca Cola.

Dan yang ke-tiga ini tahun 2008, bersama Foni sekeluarga.

Di Museum Coca Cola ini selain ada memorabilia perkembangan Pabrik Coca Cola sejak awal berdirinya, juga ada show model proses pembuatan Coca Cola sampai tahap pengepakan, pemutaran film animasi 3 dimensi, show case iklan coca cola dari seluruh dunia .... termasuk dari Indonesia dan yang terakhir bisa minum Coca Cola sepuasnya.


Macam-macam rasa Coca Cola tersedia disini, mulai dari Amerika (Utara & Selatan), Eropa, Afrika, sampai Asia.

Rasanya seperti apa saja ? ada rasa mangga, kiwi, melon ... (wah kalo ini seperti juice buah ya ...) dan beberapa rasa yg umum beredar di pasaran.

Coca Cola dari Afrika, rasanya ada yg pahit, sedangkan dari Eropa seperti minuman beralkohol ...

Biar bisa merasakan banyak rasa, nyobainnya harus sedikit demi sedikit dulu. Kalau suka, ambil lagi sepuasnya .... mumpung nggak bayar.

Akhirnya, nggak terasa hari sudah sore ....
Dari sana kita menuju rumah Holly. Wah tamunya ngaret nich ... nyampe disana masih ada beberapa orang tamu.

Karena hari udah mulai gelap ... Foni & keluarga hanya sebentar di rumah Holly. Mereka pamitan untuk pulang ke Charlotte, yang perjalanannya memakan waktu 3,5 jam dari Atlanta. Sementara kami masih tinggal di rumah Holly, tamu paling akhir.

Foni & Reza, terima kasih atas kunjungannya ....
Sampai ketemu lagi Kaia, Maia & Raya .... sama Wanga & Tante Esther.

Tuesday, February 19, 2008

Pindah ke Atlanta

Sudah lebih setahun blog ini nggak disentuh ...... padahal harusnya banyak cerita yg bisa diposting disini selama kurun waktu tersebut. Tapi gak apa2 ..... diawali dengan semangat baru diawal tahun 2008 dan tempat tinggal yg baru di Atlanta, mudah2an blog ini akan lebih sering diupdate.

Setelah 2 tahun menetap di Columbia, SC, akhirnya sejak Oktober 2007 kami pindah ke Atlanta, GA. Biasanya kalau bosan di Columbia, kami datang ke Atlanta mengunjungi teman2 kami Kel. D-Eby dan Kel. Holly. Kami senang datang kesini karena selain berkunjung, disini mudah mendapatkan bahan makanan Indonesia yg tidak terdapat di Columbia.
Dari mereka-lah kami mendapatkan info tempat wisata di Atlanta dan juga perkulineran yg cocok dengan lidah Indonesia, sehingga sewaktu pindah kesini, kami sudah merasa familiar dengan lingkungan disini. Terima kasih temans........ semoga Allah SWT yg membalas kebaikan hati teman2 ....

Tapi sayangnya sebelum kami pindah ke Atlanta, salah satu teman kami yaitu Kel. D-Eby sudah kembali ke Indonesia. Seandainya masih di Atlanta, pasti kita akan lebih rame ya. Apalagi sekarang Bintang udah tambah gede, bakalan seru kalau ngumpul sama Michael & Ryan. Mudah2an Bintang bisa segera datang lagi ke Atlanta ...

Wednesday, June 28, 2006

Atlanta lagi ....

Kita ke Atlanta lagi nich minggu kemarin .. tepatnya tgl. 24 - 25 Juni 2006. Kali ini kita mau lihat Bintang Febrianto, anak pertama
Kel. D-Eby yang lahir pada tgl. 4 Juni 2006 yang lalu.

Sabtu pagi berangkat dari Columbia, kita langsung ke rumah Kel. D-Eby. Begitu nyampe kita langsung diajak makan, rupanya Kel. D-Eby dan Oma serta Eyang Kung Bintang sudah nungguin kita untuk makan siang bersama.

Selesai makan baru kita main2 sama Bintang.
Eh waktu digendong Bunda, Bintang diem dan lama2 akhirnya bobo ... abis empuk sih dalam gendongan Bunda (gitu kali katanya ya... kalo dia bisa ngomong).

Sekitar jam 3-an kita pamit dari sana, karena kita juga mau berkunjung ke rumah Keluarga Holly di Lawrenceville. Kita mau bertemu sama 2 jagoan kecilnya Michael & Ryan. Kita telpon Holly & kasi tau kalau kita akan datang agak sorean ... ternyata Holly ngusulin untuk ketemuan di Buford Farmer Market. Katanya ada yg mau dibeli disana dan juga biar nanti bisa sama2 jalan ke rumahnya. Kebetulan juga sih .... biar nyari alamatnya nggak pake celingak celinguk. Kita akhirnya meluncur ke BFM dan bertemu dengan Holly, Michael & Ryan.

Begitu ketemu sama 2 jagoan ini, si kecil Ryan yang langsung mau kita gendong.
Nggak pake nangis .... malah ngajakin becanda ... dia ngacungin jari telunjuknya.
Kalau si Abang Michael ... kayaknya mungkin perlu waktu untuk bisa lebih dekat.

Ternyata bahan2 yg dibeli di BFM tadi
untuk membuat cocktail di rumah. Pas banget rasanya dengan udara Atlanta yang panas siang itu, walaupun kita sudah pesan jangan pake repot2 (basa basi nich ... ).

Kita nggak bertemu Tom, suami Holly yang siang itu sedang kerja. Oleh karena itu Holly ngundang kita untuk BBQ-an pada hari Minggu di rumahnya.

Waktu disana kita lihat Michael asyik dengan komputernya .... takjub deh ngeliat anak umur 2 tahun udah bisa nge-gerakin mouse komputer. Dia bisa memainkan puzzle game di komputernya. Nggak ada yg boleh nge-ganggu di "officenya", kecuali kalau komputernya ngadat, dia akan manggil2 Mama-nya dan bilang ... sak ... sak ... alias rusak.
Sementara Ryan ... beraksi dengan telunjuk kanannya dengan gayanya yang lucu & menggemaskan. Siang itu sewaktu Mama-nya sedang ngeracik cocktail, si kecil Ryan rupanya ngantuk. Waktu digendong Bunda, kepalanya langsung direbahin dipundak. Eh nggak lama langsung bobo.

Besoknya kita datang lagi ke Lawrenceville ... Waktu kita datang, mereka sedang nyiapin sate kambing. Ryan sedang duduk diayunannya .... Begitu ketemu ... kok dia sepertinya sedih ... mukanya dibuang ke kiri & kanan. Kelihatannya dia ngantuk .... eh kemudian Bunda ambil aja dari kursi ayunan. Wuehe he ... ternyata si Abang Michael nggak boleh adiknya diambil ... dan nunjuk2 ke kursi adiknya, sepertinya minta adiknya didudukkan kembali di ayunan itu. Waktu kasi tau ke Mama-nya, ternyata memang saat itu waktunya si adek Ryan bobo. Yah udah ... Bunda gendong aja ... Tp nggak lama ... memang si adek langsung bobo ...

Bukannya apa2 ceritain detail ngeboboin anak kecil ... kok selama 2 hari di Atlanta, kayaknya sampe 2 orang balita dengan frekuensi 3 kali yang ternina bobo di gendongan Bunda. Mungkin karena emang kasurnya yang empuk ya ....

Singkat cerita nich ... BBQ-an siap disantap... Sebelum makan memang sudah punya bayangan akan makan sate yang enak .... dan kenyataannya memang bener2 enak & empuk. Ayah sampe komentar .... setelah hampir setahun tinggal di Columbia, baru ini nih ketemu sate kambing. Selain itu Holly juga nyediain gule kambing yang juga enak masakannya .... sampe tamunya makannya nambah .... malu2in dech.

Tapi saking asyiknya makan .... kita sampe lupa tuh foto2an saat BBQ-an. Terima kasih banyak Tom & Holly yang sudah mengundang kami BBQ -an di rumah.

Sekitar jam 2-an akhirnya kita pamit pulang ... SMP alias Setelah Makan Pulang .... he he he ... Waktu pamit ternyata hujan turun deras sekali ... daripada kita kesorean tiba di Columbia, akhirnya kita tetap jalan. Terima kasih Tom & Holly yang telah menerima kami dengan akrab dan baik. Mudah2an kapan2 kita bertemu lagi ya ....

Dalam perjalanan pulang ke Columbia, kita turun sebentar di Rest Area South Carolina. Biasanya kalau pulang dari Atlanta, kita tidak pernah bisa masuk ke Rest Area yg tutup jam 05.30 untuk mendapatkan informasi wisata2 di South Carolina.

Akhirnya sekitar jam 6-an sore baru kita mendarat di Columbia (he he he ... emangnya naik apa dari Atlanta ? nggak kok kita cuma naik mobil yang perjalanannya memakan waktu 3 jam ... lumayan pegel juga .... walaupun cuma duduk disamping Ayah yang ngebawa mobil).

Minggu pagi di Columbia

Setelah mandi dan sarapan pagi, pada hari Minggu pagi tgl. 18 Juni 2006 yang lalu ...... kita jogging ke Lake Woodcross .... danau di seberang apartemen tempat kita tinggal. Sudah lama kita tidak ber-Olah Raga. Jadi di hari yg cerah itu .... kita jalan2 dan lari2 kecil di sekitar danau.

Sambil olah raga, kita melihat dan foto2 binatang yg hidup disekitar danau, antara lain bebek, bangau, tupai dan kura2.


Tupai, Kura2, Bunda, Bebek & Bangau

Setelah mengelilingi danau sebanyak 3 puteran, kita lanjutkan jalan ke Lake Murray Marina. Kalau ke danau yg besar ini ... lokasinya cukup jauh ... dan harus ditempuh dengan mobil ....

Danau disini beda dengan Danau Woodcross, karena isinya kapal2 boat & jet ski.



Disana hanya kira2 20 menit ... kita kemudian pulang karena panas matahari yg terasa menyengat di lokasi danau. Kemana lagi ? karena masih mau jalan2 singgah di dealer mobil Toyota dan Hummer. Bukan mau survey untuk beli mobil, tapi cuma mau numpang foto dengan mobil2 yg baru & keren.