« Home | Atlanta, GA (Maret 2006) » | Orlando, FL (3) » | Orlando, FL (2) » | Orlando, FL (1) » | Charleston, SC » | Finlay Park, Columbia » | Atlanta, GA (Dec 2005) » | Columbia Int'l Festival » | Bulan pertama di Columbia » | My Wife Esther trip to Columbia »

Biltmore Estate, Asheville, NC

Pada tgl. 15 April 2006 yang lalu kita jalan2 ke Biltmore Estate di Asheville, North Carolina. Dadakan .... sebelum berangkat sempat melihat sekilas websitenya ... ada Festival of Flowers pada tgl. 1 - 30 April 2006. Saat itu sedang musim mekarnya ribuan bunga tulip yang ada di Walled Garden, salah satu kebun di pekarangan Biltmore House.
Wah asyik ... asyik ... melihat taman bunga tulip, bisa mengobati rasa kecewa kita yang gagal melihat bunga tulip di Keukenhof, Belanda pada bulan Mei 2005 yang lalu. Waktu kita datang bunga tulipnya sudah musnah ... yang tersisa hanya batangnya saja. Salju yang datang kembali setelah musim semi tiba menyebabkan bunga2 tulip tersebut rusak lebih cepat. Belum rejeki kita aja ya saat itu ...

Dalam perjalanan ini, kita berhenti di Rest Area & Visitor Info North Carolina State untuk mendapatkan informasi tempat wisata yang lain di North Carolina. Disana kita sempat foto2, salah satunya dengan pohon2 yang bunganya seputih kapas. Bunga putih ini hanya dapat dilihat pada awal spring, karena tidak lama kemudian akan berubah menjadi daun yang hijau. Kebalikan dari pohon2 yg ada di Indonesia, selalu daunnya lebih dahulu keluar baru kemudian bunganya.

Kita tiba di lokasi kira2 jam 3 sore, setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam. Ups ... kesorean ya .... emang sih berangkatnya juga sudah siang, agak nyantai karena merasa lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Columbia.

Wueh he he ... ternyata tiket masuknya mahal .. USD 42 per orang. Setelah membayar tiket, kita dapat jadwal masuk ke Biltmore House pada jam 16.30.
Rupanya karena beli tiket diatas jam 15.00, tiket tsb bisa digunakan kembali ke-esokan harinya.
Apa cukup ya waktu kita untuk menjelajahi Biltmore Estate yang luas itu ? Ayah usul, kalau hari ini belum puas menjelajahi Bilmore ... kita akan menginap di Asheville dan kembali esok harinya.

Sambil menunggu waktu masuk ke Biltmore House, kita mencari tempat parkir yang dekat dengan Walled Garden. Menuju gerbang taman, iring-iringan mobil jalan merayap ......... rupanya sambil jalan pengunjung mengambil foto2 bunga tulip dari dalam mobil.

Setelah memarkirkan mobil di tempat parkir yang nyaris penuh, kita langsung menuju Walled Garden melalui The Conversatory (indoor garden) . Warna warni bunga tulip terhampar di taman ini ... masing2 dikelompokkan warnanya seperti merah, kuning, putih, ungu, dan juga merah muda.
















Alhamdulillah, akhirnya kesampean juga bisa berfoto-ria di kebun tulip. Walaupun kebun tulip disini tidak seluas ladang tulip di Keukenhof, Belanda.

Menjelang jam 16.30 kita mulai jalan ke arah Biltmore House melewati Spring Garden, Shrub Garden dan Italian Garden dan berfoto-foto sebentar di halaman samping Biltmore House yang berlatar belakang Blue Ridge Mountain.

Sesuai dengan jadwal waktu yang diberikan, kita masuk ke rumah paling besar di Amerika ini.
Waktu itu sebenarnya kita masih belum tau, bagaimana ceritanya rumah besar ini menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi.

Pada seorang guide disana Ayah bertanya, apa cerita dibalik kemegahan rumah besar ini dan apakah ada sejarahnya ?
Biltmore House dibangun pada tahun 1889 oleh George Vanderbilt dengan bantuan seorang arsitek ternama saat itu, Richard Morris.

Ayah kembali tanya lagi, siapa sich George Vanderbilt dan darimana dia memperoleh kekayaan ini ? Ceritanya lebih kurang seperti ini :
Kakek George Vanderbilt, Cornellius "The Commodore" Vanderbilt, memperoleh kekayaan dari usaha pelayaran kapal uap dan perusahaan kereta api. William Henry Vanderbilt, Ayah George, memperoleh asset ganda sebesar USD 200 juta (sesuai keadaaan waktu saat itu). Nah .... dari sang Ayah inilah George Vanderbilt mendapatkan harta warisan bersama 7 orang saudara laki2 dan perempuannya.

Rumah seluas 4 acres ini, totalnya 175.000 square feet - mempunyai 250 ruangan, termasuk 35 kamar tidur dan 65 perapian. Disana juga dilengkapi dengan sebuah kolam renang (indoor) dan sebuah arena bowling.
Yang mengesankan adalah keaslian seni dan perabotnya, dimana lebih dari 65 ruangan terisi barang2 dari karya2 seni besar, diantaranya lukisan di langit2 dari Venetian Palace, juga satu set meja dan catur kepunyaan Napoleon Bonaparte, serta permadani dinding hasil tenunan tahun 1500 dengan benang emas.
(Kita tidak mempunyai koleksi foto2 di dalam rumah, karena tidak diijinkan oleh petugas disana).

Biltmore House lebih dari sebuah museum. Rumah berlantai 4 dengan arsitektur yang mewah ini memberikan gambaran bagaimana cara hidup sebuah keluarga, hidup dengan keagungan namun tetap akrab. Dengan melihat ke Aula Perjamuan (Banquet Hall) kita bisa membayangkan bagaimana meja makan George dan Edith Vanderbilth, tempat dimana diadakan pesta ulang tahun puteri mereka yang bernama Cornerlia. Dari jendela dan balkonnya, kita bisa memandang panorama padang rumput, hutan, gunung dan sungai.

Pertanyaan lain yang Ayah ajukan, siapa sekarang yang memiliki rumah ini ?
Biltmore Estate adalah sebuah usaha keluarga. George dan Edith Vanderbilt (istrinya) mempunyai seorang anak yang bernama Cornelia yang menikah dengan Diplomat Inggris bernama John Francis Amhert Cecil pada tahun 1924. Keluarga Cecils mempunyai 2 orang anak laki2, salah satunya William A.V. Cecil, pemilik dari Biltmore Estate. Bill Cecil Jr., adalah Chief Executive Officer dan putrinya, Diana Cecil Pickering, adalah wakil Direktur dari Biltmore Estate, the Inn di Biltmore Estate, Biltmore Estate Wine Company, dan Biltmore Estate for Your Home (ha ha ha ..... ceritanya agak detail ya ... tapi memang spt diatas jawaban yang diberikan oleh sang guide ... tapi cerita lengkapnya diperoleh dari 2006 Visit Planner "Biltmore Estate).

Melihat rumah yang demikian besar & luas, lagi2 membuat Ayah bertanya sama sang guide ... apakah ada yang tinggal di rumah ini ? Rupanya Biltmore House sudah tidak didiami sejak tahun 1950-an. Terus dimana keluarga yang ada tinggal ? Mereka tinggal di rumah lain yang berada di lingkungan Biltmore Estate ini juga. Selain Biltmore House, disini juga terdapat hotel untuk pengunjung yang ingin bermalam di Biltmore Estate.

Apakah ada orang2 terkenal yang berkunjung kesini ?
Biltmore House telah menjadi tuan rumah sejak tahun 1900-an, dimulai dari novelist Henry James dan Edith Wharton. Tokoh terkemuka lain yang datang termasuk Pangeran Charles dari Inggris, Jackie Kennedy Onassis dan President USA William McKinley (1897), Teddy Roosevelt (1902), Woodrow Wilson (sekitar 1922) dan Jimmy Carter (1978). Juga berkunjung kemari Tom Hanks, Anthony Hopkins, Shirley MacLaine, Robert Redford & Robin Williams.
(referensi ini juga kita peroleh dari 2006 Visit Planner - Biltmore Estate ... kayak bikin makalah aja ya .... ).

Akhirnya kira2 jam 18.00 kita selesai mengikuti tour di Biltmore House. Sambil menuju jalan keluar kita menyusuri perkebunan yang luas dan tertata rapi. Tapi sebelum keluar, kita masih singgah di Biltmore Estate Winery.
Bukan ... bukan mau beli wine ... cuma mau lihat seperti apa didalamnya ... ternyata ... selain wine, terdapat juga produk2 makanan dan souvenir, yang sebagian merupakan hasil produksi perkebunan Biltmore Estate.

Akhir cerita penjelajahan di Biltmore Estate hari ini selesai, jadi kita tidak perlu menginap di Asheville. Kasur di rumah rasanya lebih empuk daripada di hotel ha ha ha ..... secapek-capeknya badan pasti bisa tidur nyenyak dan segar kembali di esok paginya ....

wah, makasih buat postingnya tentang Bitlmore Estate, aku penasaran sih tentang festival flowernya, hehehe akhirnya lepas rasa penasaranku tanpa kehilangan $ 84 ( 2 adult ), hihihi..dasar Holly yach hihihi.

new template nih...duhh keren abis, gw aja belum sempet2 ngeganti. Btw..sukaaa banget foto2nya yang di Biltmore terutama yang ditaman bunganya tuh. Kayaknya spring tahun depan musti pergi lagi nih ke Biltmore :)

Post a Comment

Profile

  • I'm Hazmin Family
  • FromAtlanta, Georgia, United States
  • Saya lahir di Jakarta, 48 tahun yang lalu dan keluarga kami berasal dari Bengkulu. Punya satu istri Esther Junita dan Kevin Javier Hazdiansyah anak laki-laki kami berusia 15 tahun saat ini.
  • View Full Profile